kini mimpi ku lepas di muara sungai
ku biarkan dia berjalan sesuai arus
namun tetap pada satu tujuan
doa dan usaha tak lepas
Allah pembimbingku
cintaku wanitaku adalah hati nuraniku
keluarga adalah tulangku
ku letakkan cita-cita di penyuara subuh
ku ingatkan pada penutup hari
tak lepas kepala bersembah
menitis keindahan dari sebuah kerendahan
menyapu hati dan fikiran dengan keagungan pemilik Nur ini
Engkau Wanitaku
nurani ku yang bedakan semua
smoga kelak aku tak lepas dari tujuan
hikmah yang selalu ada jika kau disisiku
hendak turunan tak lepas budi
tak lupa asal dunia
tak lupa sang Penguasa Awal dan Akhir
selalu tunduk hati pada cahaya lurus
bergumam memuji kebesaran-Nya
Ya Allah pemilik alam semesta
disini kami hamba-Mu duduk tak lepas dari dosa
terima kami diantara keagungan-Mu
ambil kebaikan kami
hilangkanlah keburukan kami
